Minggu, 03 Maret 2013

KEMANT dan INISIASI di antropologi


KEMANT

KEMANT adalah singkatan untuk Keluarga Mahasiswa Antropologi. KEMANT merupakan sebuah Himpunan Mahasiswa Jurusan. Organisasi mahasiswa ini berada di bawah naungan Jurusan Antropologi Budaya, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Gadjah Mada. KEMANT berdiri sejak tahun 30 September 1964 dengan nama awal BAKEMA (Badan Keluarga Mahasiswa Antropologi Budaya) lalu berubah nama menjadi KEMANT hingga sekarang. Sampai saat ini berarti usia KEMANT sudah hampir mencapai 47 tahun.
KEMANT merupakan sebuah organisasi yang berasaskan kekeluargaan dan sebagai wadah mahasiswa Antropologi Budaya dalam menyalurkan kreativitas, mempererat hubungan antara mahasiswa, serta menjembatani urusan prosedural antara anggota KEMANT, jurusan, fakultas, bahkan universitas.
KEMANT memiliki basecamp yang diberi nama Kandhang Antro, berlokasi tepat di sebelah Perpustakaan Jurusan Antropologi. Kandhang Antro selalu terbuka setiap hari kerja untuk melayani segala urusan berkaitan dengan organisasi KEMANT dan mahasiswa-mahasiswi jurusan antropologi yang ingin membaca dan meminjam buku dan browsing internet.
KEMANT juga membentuk divisi-divisi yang memiliki tugas-tugas yang berbeda-beda. Adapun divisi-divisi yang ada di dalam organisasi KEMANT adalah:
  1. Divisi Pengembangan Sumberdaya Mahasiswa (PSDM)
  2. Divisi Media dan Komunikasi (MEDKOM)
  3. Divisi Eksternal
  4. Divisi Seni
  5. Divisi Olahraga
  6. Divisi Kewirausahaan dan Sosial







INISIASI

Kata inisiasi berarti masuk atau permulaan, secara harafiah berarti masuk ke dalam. Definisi dari inisiasi adalah upacara atau ujian yg harus dijalani orang yg akan menjadi anggota suatu perkumpulan/organisasi/masyarakat/kebudayaan (meresmikan). Definisi lain dari Inisiasi adalah suatu kegiatan yang dilakukan untuk menerima/mengesahkan/meresmikan seseorang ke dalam suatu perkumpulan/organisasi/masyarakat/kebudayaan.
Inisiasi ini biasanya dilakukan di awal supaya diharapkan dapat terjadi hubungan yang erat antaranggota perkumpulan/organisasi/masyarakat/kebudayaan tersebut. Tujuan lain dari inisiasi ini adalah melatih mental setiap calon anggota supaya bisa menjadi pribadi yang lebih tangguh dan dapat diterima di dalam perkumpulan/organisasi/masyarakat/kebudayaan tersebut.
Fungsi dari inisiasi sendiri ini juga untuk menyatakan makna yang dalam dari keadaan menuju generasi baru dan membantu mereka memikul tanggung jawab atas tindakan manusia yang benar dan partisipasi dalam perkumpulan/organisasi/masyarakat/kebudayaan.

LUCIA RATRI ARDHANASWARI

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar